Sunday, July 28, 2013

Teori Ksatria




Teori Ksatria berpendapat bahwa penyebaran kebudayaan Hindu-Budha yang dilakukan oleh golongan ksatria. Pendukung teori Ksatria, yaitu:
¨       C.C. Berg menjelaskan bahwa golongan ksatria turut menyebarkan kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia. Para ksatria India ini ada yang terlibat konflik dalam masalah perebutan kekuasaan di Indonesia. Bantuan yang diberikan oleh para ksatria ini sedikit banyak membantu kemenangan bagi salah satu kelompok atau suku di Indonesia yang bertikai. Sebagai hadiah atas kemenangan itu, ada di antara mereka yang dinikahkan dengan salah satu putri dari kepala suku atau kelompok yang dibantunya. Dari perkawinannya itu, para ksatria dengan mudah menyebarkan tradisi Hindu-Budha kepada keluarga yang dinikahinya tadi. Selanjutnya berkembanglah tradisi Hindu-Budha dalam kerajaan di Indonesia.

¨       Mookerji mengatakan bahwa golongan ksatria dari Indialah yang membawa pengaruh kebudayaan Hindu-Budha ke Indonesia. Para Ksatria ini selanjutnya membangun koloni-koloni yang berkembang menjadi sebuah kerajaan.
¨       J.L. Moens menjelaskan bahwa proses terbentuknya kerajaan-kerajaan di Indonesia pada awal abad ke-5 ada kaitannya dengan situasi yang terjadi di India pada abad yang sama. Sekitar abad ke-5, ada di antara para keluarga kerajaan di India Selatan melarikan diri ke Indonesia sewaktu kerajaannya mengalami kehancuran. Mereka itu nantinya mendirikan kerajaan di Indonesia.
¨       Teori Ksatria (Pendapat F.D.K. Bosch) Teori ksatria menyatakan bahwa masuknya kebudayaan India ke Indonesia disebabkan adanya proses kolonisasi di wilayah India oleh orang-orang India. Raja-raja beserta prajurit India datang menyerang dan mengalahkan kelompokkelompok masyarakat yang ada di Indonesia. Wilayah koloni-koloni itulah yang menjadi pusat penyebaran kebudayaan India.
Teori ini menyatakan bahwa peran kaum ksatria sangat besar dalam penyebaran agama hindu. pendapat ahli sejarah kuno yang menghubungkan masuknya agama Hindu ke indonesia dengan perubahan politik India. Pada waktu itu India sering terjadi peperangan antargolongan di dalam masyarakat. Para kaum Ksatria / Prajurit yang kalah / tidak berasil dalam peperangam berusaha menyingkir dari wilayahnya. Pendapat ini dikaitkan dengan jatuhnya Kerajaan Kalijaga akibat serangan Ratu Asoka yang memaksa banyak bangsawan saat itu mengungsi. Mereka ada yang sampai di indonesia. Di tempat baru inilah mereka mempertahankan Budaya  dan agama mereka serta membangun candi-candi untuk pemujaaan dewa-dewa mereka. Membuat koloni-koloni baru yang akhirnya menjadi kerajaan bercorak India di wilayah Nusantara . Tokoh yang berpendapat tentang teori ini ialah F.D.K. Bosch.